Kamis, 20 Oktober 2016

Pengertian dan Manfaat Internet

  1. Pengertian Internet. 
Pengertian internet adalah jaringan komputer diseluruh penjuru dunia yang terhubung satu sama lain dengan menggunakkan standart internet protocol suite (TCP) sehingga komputer dapat saling mengakses informasi dan bertukar data.
Protokol (TCP/IP) memiliki kemampuan untuk bekerja pada segala jenis komputer,tanpa terpengaruh oleh perbedaan perangkat keras maupun sistem operasi yang digunakkan karena menawarkan beberapa daya tarik atau keunggulan dibandingkan media lain.
Keunggulan antara lain : hiburan,media sosial,edukasi,informasi,akses 24 jam,kecepatan,kenyamanan,kemudahan akses,interaktivitas dan fleksibilitas, dan sarana komunikasi murah.
Kelemahan antara lain :  ketergantungan pada jaringan telepon dan internet service provider (ISP) ,selektivitas dan anonimitas,karakteristik demografis pemakai internet,virus,tidak ada filter yang tangguh,pengawasan hukum masih lemah ,privasi mudah di bobol,dan informasi palsu dimana-mana (hoax).

   2. Kegunaan Internet.

Pada umumnya internet digunakkan untuk bisa terhubuung dengan jaringan komputer diseluruh dunia dan sebagai media komunukasi.Kegunaan internet mempunyai banya kegunaan yang menguntungkan dalam berbagai bidang (bisnis,akademis,pemerintah,organisasi,dan lain-lain).

Kegunaannya antara lain :
  • Internet sebagai media komunikasi.
  • Internet sebagai media promosi.
  • Internet sebagai komunikasi interaktif dan media sosial networking.
  • Internet sebagai alat research and development.
  • Internet sebagai pertukaran data.
  3.Fasilitas-fasilitas yang mendukung perubahan di dalam dunia internet.

Beberapa fungsi dari internet antara lain :
  •  Sebagai media untuk mentransfer file.
  • Sebagai fasilitas mengirim surat.
  • Sebagai fasilitas untuk penjualan atau pemasaran.
  • Melakukkan mailing list,newsgroup,serta konferensi.
  • Chatting.
  • Mesin pencari.
  • Untuk mengirim sms ke handpone.
  • Sharing file.
  • Menyimpan file multimedia.
  • Menyalurkan ide kretif ide lewat blogging.
  • Fasilitas entrtainment serta permainan.
   4. Sejarah Internet .

Internet merupakkan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun1969,melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Networrk).Proyek APRANET merancang bentuk jaringan,kehandalan,,seberapa besar informasi daat dipindahkan,dan akhirnya  semua standar yang mereka tentukkan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal dengan  TCP/IP.
Pada umumnya APRANET hanya dihubungkan 4 situs saja yaitu : Stanford Research Institute,University of California,Santa Barbara,University of Utah,dimana mereka membentuk jaringan terpadu pada tahun 1969, dan dikenalkan pada bulan oktober 1972.Kemudian berkembang sangat pesat di seluruh dunia Oleh sebab itu APRANET dipecah menjadi dua , yaitu "MILNET" untuk keprluan militer dan "ARPANET" untuk keprluan non militer seperti , Universitas-universitas.Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DAPRA internet, yang kemudian disederhanakan menjadi internet.

5.Pertumbuhan Internet.

Badan Pusat Stastistik (BPS) bekerjasama dengan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJI) mencatat pertumbuhan penggunaan internet di indonesia hingga akhir tahun 2013 sudah mencapai 71,19 juta orang.

Secara umum ada 2 karakteristik koneksi internet , yaitu :
  1. Koneksi Fisik.
Misalnya ethernet,fiber-optic,modem,ADSL,wave-LAN,dan lain-lain,koeksi ini mencakup sebagi berikut :
  • Point to point
Koneksi dari ISP harus masuk langsung ke satu komputer,router atu gateway.
  • Multipoint 
Koneksi dari ISP masuk dulu ke konverter/hub ethernet.

  2. Koneksi Logikal.
  • Node
Anda hanya diberi 1 IP langsung bisa dipakai oleh satu komputer.
  • Subnet
Anda diberi beberapa IP yang bisa langsung dipaki oleh beberapa komputer.
  • Segment
    Anda diberi 1 IP koneksi dan 1 Segment IP.
  • IP external/internal
IP yang sah dipaki untuk berkomunikasi dijaringan internet sedunia.
  • IP dinamik/statik
IP akan berubah apabila memakai dinamik seblaiknya jika statik IP bersifat tetap.

Sekian dan terimakasih......
Read More ->>

Kamis, 15 September 2016

Mengatur Setting PC dalam Jaringan

Protokol jaringan merupakan suatu aturan atau cara mengatur format atau bentuk komunikasi antar-komputer dalam jaringan.Suatu jaringan dapat berfungsi jika terdapat protokol jaringan.Macam-macam protokol jaringan yang sering digunakan antara lain :
  1. TCP/IP (Transmission Control Protocol /Internet Protokol).
  2. NetBIOS (Network Basic Input Output System).
  3. Apple Talk.
  4. IPX (Internet Packet Exchange).

IP address adalah alamat identifikasi komputer/host yang berada di dalam jaringan.Dengan adanya IP address maka data yang dikirim oleh host/komputer pengirim dapat dikirimkan lewat protokol TCP/IP hingga sampai ke host/komputer yang dituju.IP address biasanya berupa 4 deret bilangan desimal dengan range 0-225 yang di pisahkan dengan tanda(.) sebagai contoh : 190.10.2.4 atau 190.175.2.5.
Subnet mask adalah istilah teknologi informasi yang mengacu kepada angka bener 32 bit yang digunakan untuk membedakan network ID dengan Host ID,menunjukkan letak suatu host,apakah berada di jaringan lokal atau jaringan luar.

Tabel Pembagian kelas IP address
Tabel Rentang IP address untuk setiap kelas



1.Memberi Nama Grup Kerja (Workgroup)

Workgrup adalah sekelompok komputer dalam satu jaringan,sehingga pemberian nama workgrup pada komputer pada kelompok tersebut haruslah sama.
cara memberi nama grup kerja dan nama komputer pada windows 7 :

a.Memeriksa nama grup kerja
  1. Klik start.
  2. Klik kanan computer.
  3. Klik properties.







  1. Periksa nama komputer dan Grup kerja.
    1. Klik change setting.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        b.Mengganti nama grup kerja
 Setelah klik change setting maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini,kemudian klik change




                                                             
  1. Ganti nama komputer,bila diperlukan.
  2. Ganti grup kerja menjadi "HOME".
  3. Klik ok






 4. Kemudian akan muncul tampilan seperti di bawah ini,klik ok.                                                                




 2.Memberi nomer IP (Internet Protocol) pada komputer                  -Klik tombol start,pilih control panel.                                                    

- Pada bagian network and internet,pilih link view network status and task.          


  
- Klik pada menu change adapter setting kemudian klik kanan pada Local area connection pilih menu properties.
- Kemudian klik pada IPV4 dan klik properties.
- Pilih option use the following IP address dan option use the following DNS server addresses,kemudian ketikan IP address dan ubnetmask.
- Jika ingin koneksi internet berjalan maka isi default gateway dan preffered DNS server sesuai petunjuk dari ISP (Internet Service Provider) yang anda gunakan,kemudian klik ok.

3.Melakukan Uji Koneksi Jaringan

  1. Untuk mengetes TCP/IP salah satu caranya dapat dilakukan dengan intruksi ipconfig yang di jalankan under DOS (Commeand Prompt)



  1. Perintah IPconfig digunakan untuk melihat indeksi pada konfigurasi IP yang terpasang pada komputer.untuk melihat Host Name,primary DNS jaringan,physical address dan sebagainya.Ketikan saja "IPConfig".





  1. Utilitas ping digunakan untuk mengecek apakah jaringan kita sudah bisa berfungsi dan terhubung dengan baik jika ada pesan Request time Out berarti nomer IP tidak dikenal dalam jaringan tersebut.
Read More ->>

Minggu, 04 September 2016

Perintah Dasar Linux Ubuntu

Berikut ini adalah beberapa perintah yang bisa digunakan di sistem operasi Ubuntu pada mode CLI, baik Desktop maupun Server, yang juga banyak untuk bisa digunakan pada distro yang lain. Pada contoh ini saya menggunakan Ubuntu Desktop 10.10.

1. sudo su

Digunakan untuk login sebagai root/pengguna tertinggi

Sintaks sudo su

2. login

Digunakan untuk login sebagai user lain, namun harus menjadi root dulu untuk bisa menjalankan peirntah ini.

Sintaks : login namauser

Contoh : login adam

3. cd

Digunakan untuk berpindah direktori

Sintaks : cd alamat_direktori

Contoh : cd /var/www

4. pwd

Digunakan untuk memperlihatkan di direktori mana posisi kita berada sekarang.

Sintaks : pwd

5. ls

Digunakan untuk melihat isi sebuah direktori.

Sintaks : ls

6. cp

Digunakan untuk melakukan copy file.

Sintaks : cp /direktori/file_yang_ingin_dicopy /direktori tujuan

Contoh : cp /etc/file1.txt /var/www

7. mv

Digunakan untuk melakukan memindahkan, cut atau rename file.

Sintaks :

mv /direktori/file_yang_ingin_dicut /direktori tujuan (cut)

mv /direktori/file_yang_ingin_direname /nama_baru_file (rename)

Contoh:

mv /etc/file1.txt /var/www

mv /etc/file1.txt file2.txt

8. mkdir

Digunakan untuk membuat folder baru.

Sintaks : mkdir nama_folder

Contoh : mkdir folder1

9. rmdir

Digunakan untuk menghapus folder.

Sintaks : rmdir nama_folder

Contoh : rmdir folder1

10. touch

Digunakan untuk membuat file baru.

Sintaks : touch nama_file

Contoh : touch file1.txt

11. rm

Digunakan untuk menghapus file.

Sintaks : rm nama_file

Contoh : rm file1.txt

12. more

Digunakan untuk menampilkan isi sebuah file

Sintaks : more nama_fie

Contoh : more file1.txt

13. echo

Digunakan untuk menuliskan sesuatu kata atau kalimat ke sebuah file.

Sintaks : echo “isi pesan” nama_file

Contoh : echo “Hai ini adalah contoh pesan” >> file1.txt

14. adduser

Digunakan untuk menambah user baru.

Sintaks : adduser nama_user

Contoh : adduser adamkurniawan

15. addgroup

Digunakan untuk menambah group baru

Sintaks : addgroup nama_group

Contoh : addgroup grup1

16. lsusb

Digunakan untuk melihat perangkat usb yang sedang terkoneksi ke komputer

Sintaks : lsusb

17. lspci

Digunakan untuk melihat perangkat pci yang sedang terkoneksi ke komputer

Sintaks : lspci

18. lshw

Digunakan untuk melihat hardware komputer.

Sintaks : lshw

19. dmesg

Digunakan untuk melihat hardware yang sedang beraktifitas

Sintaks : dmseg

20. top

Digunakan untuk melihat proses yang sedang berjalan, seperti Task Manager pada Windows.

Sintaks : top

21. cpuinfo

Digunakan untuk melihat spesifikasi komputer.

Sintaks : more /proc/cpuinfo

22. meminfo

Digunakan untuk melihat status RAM

Sintaks : more /proc/meminfo

23. clear

Digunakan untuk membersihkan layar

Sintaks : clear

24. halt

Digunakan untuk mematikan komputer, namun harus sebagai root.

Sintaks : halt

25. reboot

Digunakan untuk merestart komputer, namun harus sebagai root.

Sintaks : reboot

26. exit

Digunakan untuk keluar dari terminal.

Sintaks : exit

27. wget

Digunakan untuk mendownload via terminal

Sintaks : wget link_download

Contoh : wget www.insightcalendar.com/Insight_Calendar_1-1_Setup.exe

28. ifconfig

Digunakan untuk melihat konfigurasi ethernet/kartu jaringan.

Sintaks : ifconfig

29. apt-get

Digunakan untuk memperoleh paket/software dari repository ubuntu secara online.

Sintax : apt-get nama_paket

Contoh :

apt-get update (untuk melakukan update repository)

apt-get update wine (untuk mendapatkan paket wine)

30. tar

Digunakan untuk melakukan extract file.

Sintaks : tar [parameter] nama_file

Contoh : tar -xzvf komodo-edit-5.2.4-4343-linux-libcpp6-x86.tar.gz

31. nautilus

Digunakan untuk membuka tampilan GUI secara langsung.

Sintaks : nautilus

Contoh : sudo nautilus (menggunakan mode GUI dengan status root)

32. df -h

melihat sisa kapasitas harddisk.

sintaks : df -h

33. who     

digunakan untuk melihat nama login kita.

sintaks : who      

34. cat          

digunakan untuk membuka file.

sintaks : cat        

contoh: cat test.txt

35. date 

melihat tanggal

sintaks : date

36. cal

melihat kalender

sintaks : melihat tanggal

37. hostname 

Menampilkan nama komputer.

sintaks: hostname 

38. free     

Melihat Free memory.

sintaks: free     

39. History

melihat perintah apa saja yang pernah diketik

sintaks : History

40. deluser 

Menghapus user dari sistem

sintaks : deluser [nama user]


uname -r = Melihat kernel yang digunakan pada OS

uname -a = Informasi system kernel anda

cat /proc/cpuinfo = Melihat file pada /proc directori yang bukan merupakan file nyata (not real files).

cat /proc/interrupts = Melihat alamat interrupt yang dipakai.

cat /proc/version = Versi dari Linux dan informasi lainnya.

cat /proc/filesystems = Melihat filesystem yang digunakan.

cat /etc/printcap = Melihat printer yang telah disetup

finger username = Melihat informasi user, coba jalankan; fingerroot

last = Melihat user sebelumnya yang telah login di komputer.

uptime = Melihat jumlah waktu pemakaian komputer oleh seseorang, terhitung proses reboot terakhir.

ps (=print status)= Melihat proses-proses yang dijalankan oleh user

ps axu = Melihat seluruh proses yang dijalankan, walaupun tanpa terminal control, juga ditampilkan nama dari user untuk setiap proses.

top = Melihat proses yang berjalan, dengan urutan penggunaan cpu.

apropos =  Untuk mencari perintah pada sistem operasi yang mempunyai fungsi yang sama. 

chmod = Mengubah perizinan suatu direktori/file. 

wc = Menghitung jumlah kata, jumlah baris dan jumlah karakter dalam suatu file . 

man = Singkatan dari manual yaitu untuk menampilkan halaman manual untuk semua perintah UNIX.

grep = Mencari isi suatu file di sembarang directori. 

pwd = Menampilkan nama direktori dimana Anda saat itu sedang berada.

ps = Digunakan untuk memonitor informasi tentang proses yang aktif dalam sistem UNIX. 

kill =  Digunakan untuk menghentikan proses yang sedang berjalan. 

bc = Perintah bc dapat digunakan sebagai calculator. 

wall = Pengiriman pesan oleh super user. 

:w di gunakan u/ menyimpan file or sama dengan (save).

:q digunakan u/ keluar dari editor tandan mentimpan file.

:wq digunakan u/ keluar dari editor sekaligus menyimpan file.

tail = Menampilkan 10 baris terakhir dari suatu file.

ls –l = Melihat semua file lengkap

ls -a = Menampilkan semua file atau direktori yang tersembunyi

ls -f = Menampilkan semua file atau direktori tanpa proses shorting

grep root /etc/passwd =  Mencari kata atau kalimat dalam file

 

Sekian.....!!!!!

Read More ->>

Minggu, 14 Agustus 2016

Blokir Website & File Extention Dengan Web Proxy

Sebagai pengguna teknologi informasi, tidak asing bagi kita dengan istilah “proxy”. Secara umum arti dari proxy adalah sebuah komputer server atau program komputer yang dapat bertindak sebagai komputer lainnya untuk melakukan request terhadap content dari Internet atau intranet. Dengan kata lain proxy merupakan sebuah media keamanan bagi akses jaringan internet kita.
Terdapat beberapa macam tipe proxy, diantaranya SSL Proxy, Web Proxy, Intercepting Proxy, Reverse Proxy, dll. Setiap tipe proxy memiliki fungsi masing-masing. Nah, kali ini kita akan membahas salah satu proxy yang merupakan fitur dari RouterOS MikroTik, yaitu Web Proxy.


Dalam pembahasan ini kita akan menekankan bagaimana cara melakukan pemblokiran website menggunakan “Web Proxy Access”. 

Aktifkan web-proxy
Pertama, aktifkan terlebih dulu service dari web-proxy pada MikroTik dengan pengaturan pad menu IP -> Web Proxy.

 Centang pilihan Enable, dan tentukan pada port berapa proxy bekerja. By default web-proxy akan bekerja pada port 8080.


Untuk membuatnya masuk pada menu IP->Firewall->NAT->Klik “+”.

Selanjutnya, karena semua traffic HTTP dari client sudah masuk ke web-proxy, maka bisa dilakukan manajemen. Salah satunya adalah melakukan blocking akses client ke website tertentu.

Block Website
Untuk melakukan block akses client ke website tertentu dapat dilakukan pada menu Webproxy -> Access.


Read More ->>
Blokir Website & File Extention Dengan Web Proxy

Sebagai pengguna teknologi informasi, tidak asing bagi kita dengan istilah “proxy”. Secara umum arti dari proxy adalah sebuah komputer server atau program komputer yang dapat bertindak sebagai komputer lainnya untuk melakukan request terhadap content dari Internet atau intranet. Dengan kata lain proxy merupakan sebuah media keamanan bagi akses jaringan internet kita.
Terdapat beberapa macam tipe proxy, diantaranya SSL Proxy, Web Proxy, Intercepting Proxy, Reverse Proxy, dll. Setiap tipe proxy memiliki fungsi masing-masing. Nah, kali ini kita akan membahas salah satu proxy yang merupakan fitur dari RouterOS MikroTik, yaitu Web Proxy.


Dalam pembahasan ini kita akan menekankan bagaimana cara melakukan pemblokiran website menggunakan “Web Proxy Access”. 

Aktifkan web-proxy
Pertama, aktifkan terlebih dulu service dari web-proxy pada MikroTik dengan pengaturan pad menu IP -> Web Proxy.

 Centang pilihan Enable, dan tentukan pada port berapa proxy bekerja. By default web-proxy akan bekerja pada port 8080.


Untuk membuatnya masuk pada menu IP->Firewall->NAT->Klik “+”.

Selanjutnya, karena semua traffic HTTP dari client sudah masuk ke web-proxy, maka bisa dilakukan manajemen. Salah satunya adalah melakukan blocking akses client ke website tertentu.

Block Website
Untuk melakukan block akses client ke website tertentu dapat dilakukan pada menu Webproxy -> Access.


Read More ->>

Konfigurasi Mikrotik Berbasis (CLI)

Read More ->>

Selasa, 31 Mei 2016

Konfigurasi Wireles Router

    •  
    Buka browser lali isi IP default AP Router pada addres bar,IP defaultnya yaitu 192.168.0.1. 





  • Setelah itu akan muncul form login,isi user name : admin dan password : admin. 




  • Jika berhasil maka kita akan dapat masuk kedalam pengaturan AP. 


  •  WPS kita Disable.
  •  Internet Access pilih WAN only.klik save

  •  Pilih WAN isi WAN connection type : Static, dan isikan IP add,Subnet Mask,Default Gateway,Primary DNS, dan Secondary DNSnya.


  •   Buka menu network>LAN untuk mengganti IP default pada router,isi IP dan Subnet Masknya.


  • Akan ada perintah untuk mereboot kita ikuti saja dengan klik ok. 



  • Setting Wirelesnya isi Wireless network name,Region.klik save


  • Wireless Securitynya isikan Wireless Password dengan "setyanet" klik save.



  • Klik DHCP Client List untuk mengetahui DHCP clientnya.



  • Bandwith Control Setting isi dengan cara di eneble,lalu isi Egress dan Ingress Bandwithnya.klik save.



  • System Tools isikan Old user name,Old Passwword,New User Name,New Passeword.klik save.



  •  Kita masuk ke Local area conection isikan IP dan Gatwaynya.



  • Setelah itu kita akan mengetahui kecepatannya Download,Upload dengan menggunakan Speedtest.





  • selesai.  


  • SETTING POINT TO POINT antar WIRELESS   TP-LINK
  • Masuk wireless>>lalu centang enable WDS Bridging.




  •          Lalu pilih survay   pilih Access point yang akan kita kaitkan.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           
                                                                                                                     
  • Setelah itu kita pilih yang akan kita kaitkan tadi tinggal klik connect.







  • Akan muncul Tab di bawah ini kita hanya mengisikan Password kalau sudah klik save.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 
     
  •  Kalau sudah kita cek dengan membuka mozilla untuk browser. 




  • selesai.

Read More ->>

Cara Setting Access Point TP-LINK

Akses Halaman Manajemen 
Buka Web Browser -> Ketik 192.168.0.254 di kolom alamat -> Tekan Enter



Isikan User Name standar: admin
Isikan Password standar: admin
Klik OK





Jalankan Quick Setup
Langkah 1:
Arahkan ke Quick Setup -> Klik Next


Langkah 2: 
Choose Region and Mode
Operation mode ....access point
Region...indonesia
Klik next



Langkah 3: 

 Wireless Setting
Isikan SSID
Chanel
Klik next

 


 Langkah 4:
 Review Setting
Klik finish


 Langkah 5: 
  Akan ada proses reboot kita ikuti saja.



 Langkah 6 :
  WPS kita isi dengan Disable



Langkah 7:
Pilih Static IP, masukan IP parameters yang disediakan oleh ISP kemudian klik save



Langkah 8:
Untuk setting Wireless isikan :
operation mode-access point
region-indonesia
chnnel-auto
klik save






Langkah 9: 
 Untuk DHCP setting kita pilih auto lalu klik save.


Langkah 10:  
Setelah itu pilih System  Tools isikan data seperti pada gambar.


Setelah itu kita akan masuk dari awal dengan menggunakan user name :jogjasenter
dan password:jogjasenter
Read More ->>
Diberdayakan oleh Blogger.

Ads Top

About Me

Followers

Join US on Facebook

Total Tayangan Halaman

MOST RECENT

Facebook

Advertising

Popular Posts